PENGERTIAN DAN CONTOH REGISTRY

Jumat, 06 Agustus 2010

PENGERTIAN DAN CONTOH REGISTRY

Registry adalah database yang digunakan untuk menyimpan setting dan options untuk Ms.windows versi 32 bits, termasuk Win 95, 98, ME dan NT/2000. Registry berisi informasi dan setting untuk semua hardware, software, user dan preferences dari sebuah PC.

CONTOH-CONTOH REGISTRY
1.Mengganti Wallpaper
HKEY_CURRENT_ USER/Control Panel/Desktop

Klik ganda pada wallpaper dan masukkan path gambar yang diinginkan pada Value Data.

2.Mengganti Nama Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ ROOT/CLSID/ {645FF040- 5081-101B- 9F08-00AA002F954 E}
Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.

3.Memunculkan Rename Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ ROOT/CLSID/ {645FF040- 5081-101B- 9F08-00AA002F954 E}/ShellFolder
Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.

4.Menyembunyikan Recycle Bin
HKEY_LOCAL_MACHINE/ Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Explorer/ Desktop/NameSpac e Hapus subkey {645FF040-5081- 101B-9F08- 00AA002F954E} , kemudian Restart komputer untuk melihat hasilnya. Untuk memunculkannya kembali, buat kembali kombinasi angka {645FF040-5081- 101B-9F08- 00AA002F954E} .

5.Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ ROOT/CLSID/ {645FF040- 5081-101B- 9F08-00AA002F954 E}/ShellFolder
Klik ganda Attributes dan ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini:
0000 50 01 00 20 > Rename
0000 60 01 00 20 > Delete
0000 70 01 00 20 > Rename & Delete
0000 41 01 00 20 > Copy
0000 42 01 00 20 > Cut
0000 43 01 00 20 > Copy & Cut
0000 44 01 00 20 > Paste
0000 45 01 00 20 > Copy & Paste
0000 46 01 00 20 > Cut & Paste
0000 47 01 00 20 > Cut, Copy & Paste

6.Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan
HKEY_CLASSES_ ROOT/CLSID/ {645FF040- 5081-101B- 9F08-00AA002F954 E}/Shell
Klik menu Edit > New > Key dan beri nama yang diinginkan (Misalnya: Go To Windows Explorer).
Dibawah key yang baru tersebut, tekan lagi menu Edit > New > Key dan buat sebuah key baru bernama Command. Klik ganda option (Default), dan pada bagian Value Data, isi dengan path Windows Explorer ( C:\WINDOWS\Explorer .exe).

7.Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang Di My Computer
HKEY_LOCAL_MACHINE/ Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Explorer/ DocFolderPaths
Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama sesuai dengan username yang digunakan di Windows (contohnya: Chippers) Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat dimana Documents anda berada (contohnya D:\Documents)

8.Menyingkirkan File Stored Dari My Computer
HKEY_LOCAL_MACHINE/ SOFTWARE/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Explorer/ MyComputer/ NameSpace/ DelegateFolders Hapus subkey {59031a47-3f72- 44a7-89c5- 5595fe6b30ee} dengan menekan tombol Del.

9.Menyembunyikan My Recent Documents
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Policies/ Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoRecentDocsMenu.
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut, dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya.

10.Menyembunyikan Menu Find
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Policies/ Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoFind.
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya. Restart komputer.

11.Menyembunyikan Help And Support
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Policies/ Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru - Menu Edit > New > DWORD Value, dan beri nama NoSMHelp.
Kemudian klik ganda pada NoSMHelp dan isi dengan angka 1 pada Value Data. Restart komputer.

12.Menyembunyikan Menu Run
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Policies/ Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukkan angka 1 sebagai Value Data.

13.Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu (2)
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Explorer/ Advanced
Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.

14.Restart dgn Cepat !!
Pada key :
HKEY_LOCAL_MACHINE | Software | Microsoft | Windoes NT | Current Version | Winlogon
Tambahkan string value EnableQuickReboot dan isi defautnya dengan 1

15.Menyembunyikan Log Off
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Policies/ Explorer
Klik menu Edit > New > Binary Value dan beri nama NoLogOff.
Klik ganda pada NoLogOff dan masukkan angka 01 00 00 00 pada bagian Value Data.

16.Menyembunyikan Menu Turn Off Computer
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Policies/ Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoClose.
Klik ganda NoClose dan beri angka 1 pada Value Data.

17.Cleartype Pada Logon Screen
HKEY_USERS/. DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda FontSmoothingType dan masukkan angka 2 pada Value Data.

18.Membuat Tampilan Berbeda Pada Jendela Logon
HKEY_USERS/. DEFAULT/Software /Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/ThemeMana ger
Klik ganda ColorName dan masukkan teks Metallic pada Value Data.

19.Menampilkan Administrator Di Welcome Screen
HKEY_LOCAL_MACHINE\ SOFTWARE\ Microsoft\ Windows NT\CurrentVersion\ Winlogon\ SpecialAccounts\ UserLis t
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Administrator.
Klik ganda Administrator dan masukkan angka 1 pada Value Data.

20.Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE/ SOFTWARE/ Microsoft/ Windows NT/CurrentVersion/ Winlogon
Klik ganda AltDefaultUserName dan masukkan username account yang dipilih.
Klik ganda AutoAdminLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DefaultPassword.
Klik ganda DefaultPassword dan masukkan password account yang dipilih pada Value Data.

21.Menyembunyikan Ikon Printer & Faxes dari Start Menu
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Explorer/ Advanced
Cari value bernama Start_ShowPrinters dan berikan angka 0 pada Value Data.

22.Menyembunyikan Control Panel Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Explorer/ Advanced
Cari value bernama Start_ShowControlPa nel dan klik ganda pada bagian tersebut.
Masukkan angka 0 pada Value Data.

23.Menyembunyikan Menu My Pictures Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Explorer/ Advanced
Klik ganda pada Start_ShowMyPics dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.

24.Memunculkan Menu Administrative Tools
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Explorer/ Advanced
Klik ganda pada StartMenuAdminTools dan berikan angka 1 pada Value Data.

25.Memperkecil Ikon Start Menu
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Explorer/ Advanced
Klik ganda pada Start_LargeMFUIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.

26.Menghilangkan Username Pada Start Menu
HKEY_CURRENT_ USER\Software\ Microsoft\ Windows\Curre ntVersion\Policies\ Explorer
Pilih Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoUserNameInStartMe nu.
Klik ganda NoUserNameInStartMe nu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

27.Mencegah Perubahan Menu Start
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Policies/ Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoChangeStartMenu.
Klik ganda NoChangeStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

28.Menyembunyikan My Recent Documents
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Explorer/ Advanced
Klik ganda pada Start_ShowRecentDoc s dan masukkan angka 0 pada Value Data.

29.Mengubah Nama Default Shortcut Penting Di Desktop
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Explorer/ CLSID
Klik ganda pada default value pada masing-masing subkey dibawah ini:
My Network Places:
{208D2C60-3AEA- 1069-A2D7- 08002B30309D}
My Computer:
{20D04FE0-3AEA- 1069-A2D8- 08002B30309D}
My Documents:
{450D8FBA-AD25- 11D0-98A8- 0800361B1103}
Recycle Bin:
{645FF040-5081- 101B-9F08- 00AA002F954E}
Default IE Icon:
{871C5380-42A0- 1069-A2EA- 08002B30309D}
masukkan nama-nama unik sebagai pengganti nama defaultnya.

30.Menyembunyikan Ikon Di Desktop
HKEY_CURRENT_ USER/Software/ Microsoft/ Windows/CurrentV ersion/Explorer/ Advanced
Klik ganda pada HideIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Referensi:http://topengdigital.blogsome.com/2007/04/02/tips-trik-registry-winxp/

SEJARAH SISTEM OPERASI

Minggu, 01 Agustus 2010

Sejarah Sistem Operasi Dari Awal Sampai Sekarang

Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami system operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.
Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada system komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.
Fungsi Dasar
Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.
Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.
Tujuan Mempelajari Sistem Operasi
Tujuan mempelajari sistem operasi agar dapat merancang sendiri serta dapat memodifikasi sistem yang telah ada sesuai dengan kebutuhan kita, agar dapat memilih alternatif sistem operasi, memaksimalkan penggunaan sistem operasi dan agar konsep dan teknik sistem operasi dapat diterapkan pada aplikasi-aplikasi lain.
Sasaran Sistem Operasi
Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan -- membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien -- penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta mampu berevolusi -- sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem-sistem yang baru.

Sejarah Sistem Operasi
Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi ke dalam empat generasi :
• Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
• Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.
• Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekali gus) dan multi-programming (melayani banyak program sekali gus).
• Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

Layanan Sistem Operasi
Sebuah sistem operasi yang baik menurut Tanenbaum harus memiliki layanan sebagai berikut: pembuatan program, eksekusi program, pengaksesan I/O Device, pengaksesan terkendali terhadap berkas pengaksesan sistem, deteksi dan pemberian tanggapan pada kesalahan, serta akunting.
Pembuatan program yaitu sistem operasi menyediakan fasilitas dan layanan untuk membantu para pemrogram untuk menulis program; Eksekusi Program yang berarti Instruksi-instruksi dan data-data harus dimuat ke memori utama, perangkat-parangkat masukan/ keluaran dan berkas harus di-inisialisasi, serta sumber-daya yang ada harus disiapkan, semua itu harus di tangani oleh sistem operasi ; Pengaksesan I/O Device, artinya Sistem Operasi harus mengambil alih sejumlah instruksi yang rumit dan sinyal kendali menjengkelkan agar pemrogram dapat berfikir sederhana dan perangkat pun dapat beroperasi; Pengaksesan terkendali terhadap berkas yang artinya disediakannya mekanisme proteksi terhadap berkas untuk mengendalikan pengaksesan terhadap berkas; Pengaksesan sistem artinya pada pengaksesan digunakan bersama (shared system); Fungsi pengaksesan harus menyediakan proteksi terhadap sejumlah sumber-daya dan data dari pemakai tak terdistorsi serta menyelesaikan konflik-konflik dalam perebutan sumber-daya; Deteksi dan Pemberian tanggapan pada kesalahan, yaitu jika muncul permasalahan muncul pada sistem komputer maka sistem operasi harus memberikan tanggapan yang menjelaskan kesalahan yang terjadi serta dampaknya terhadap aplikasi yang sedang berjalan; dan Akunting yang artinya Sistem Operasi yang bagus mengumpulkan data statistik penggunaan beragam sumber-daya dan memonitor parameter kinerja.

Struktur Komputer
Struktur sebuah sistem komputer dapat dibagi menjadi:
• Sistem Operasi Komputer.
• Struktur I/O.
• Struktur Penyimpanan.
• Storage Hierarchy.
• Proteksi Perangkat Keras.
Sistem Operasi Komputer
Dewasa ini sistem komputer multiguna terdiri dari CPU (Central Processing Unit); serta sejumlah device controller yang dihubungkan melalui bus yang menyediakan akses ke memori. Setiap device controller bertugas mengatur perangkat yang tertentu (contohnya disk drive, audio device, dan video display). CPU dan device controller dapat dijalankan secara bersamaan, namun demikian diperlukan mekanisme sinkronisasi untuk mengatur akses ke memori.
Pada saat pertama kali dijalankan atau pada saat boot, terdapat sebuah program awal yang mesti dijalankan. Program awal ini disebut program bootstrap. Program ini berisi semua aspek dari system komputer, mulai dari register CPU, device controller, sampai isi memori. Interupsi merupakan bagian penting dari sistem arsitektur komputer. Setiap sistem komputer memiliki mekanisme yang berbeda. Interupsi bisa terjadi apabila perangkat keras (hardware) atau perangkat lunak (software) minta "dilayani" oleh prosesor. Apabila terjadi interupsi maka prosesor menghentikan proses yang sedang dikerjakannya, kemudian beralih mengerjakan service routine untuk melayani interupsi tersebut. Setelah selesai mengerjakan service routine maka prosesor kembali melanjutkan proses yang tertunda.

Referensi: http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-tugas-makalah/komputer/sejarah-sistem-operasi

PENGENALAN SISTEM OPERASI

Pengertian Sistem Operasi Sistem Operasi merupakan program utama (Sekumpulan program kontrol atau alat pengendali) yang secara terpadu bertindak sebagai penghubung Software Aplikasi yang digunakan oleh user dengan hardware komputer.

Tujuan / Manfaat Sistem Operasi
Sistem operasi mempunyai tiga sasaran antara lain :
  • Kenyamanan, membuat user menjadi lebih nyaman
  • Efisien, menjadikan penggunaan sumber daya sistem komputer secara efisien.
  • Mampu Berevolusi, memudahkan pengembang-an, pengujian dan pengajuan fungsi2 baru tanpa menggangu layanan yang dijalankan sistem komputer.
Fungsi Dasar Sistem Operasi
  • Menjembatani hubungan antara hardware dan program aplikasi yang dijalankan user.
  • Mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh user dan berbagai program aplikasi (Resource allocator).
  • Sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) atau sebagai penjaga yang melindungi komputer dari berbagai kemungkinan kerusakan.
Layanan Sistem Operasi
Sistem operasi seharusnya menyediakan layanan-layanan di bidang berikut :
  • Pembuatan Program
  • Exsekusi Program
  • Pengaksesan Perangkat Masukan/Keluaran
  • Pengaksesan Terkendali terhadap Berkas
  • Pengaksesan Sistem
  • Deteksi dan memberi Tanggapan terhadap Kesalahan Akunting
JENIS-JENIS SISTEM OPERASI
Jenis Sistem Operasi dapat dibedakan dari aspek:
    Ukuran (media yang digunakan)
  • disket => DOS;
  • CD => Linux Live-CD;
    Tujuan (Commercial & Non-commercial)
  • Windows, Mac OS, Unix Commercial
  • Linux, FreeBSD, Sun MicroSystem Free/open source
    Kegiatan (PC stand alone, PC workstation, server, router)
  • Windows XP/Vista, MacOS, Linux, Windows 2000 Server, Unix, Novell Netware, Cisco IOS, dll
Kategori Sistem Operasi
Sistem Operasi dapat dikategorikan sbb:
  • Single User – Single Tasking (SU-ST)
  • Multi User – Single Tasking (MU-ST)
  • Single User – Multi Tasking (SU-MT)
  • Multi User – Multi Tasking (MU-MT)
REFERENSI: http://erda.laros.or.id/news/pengenalan-sistem-operasi/